Skip to content

MARHABAN YA RAMADHAN

Agustus 10, 2010

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sehubungan dengan tibanya ibadah puasa bulan ramadhan 1431 H, maka kepada semua pengunjung blog ini, saya memohon maaf lahir dan bathin. Semoga dengan ibadah puasa yang kita laksanakan, Allah memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hambanya yang bertaqwa. Amin.

Wassalaikum Wr. Wb.

KHOTBAH RASULULLAH MENYAMBUT BULAN RAMADHAN

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”

Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata,”Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw,”Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).

7 Komentar leave one →
  1. Agustus 13, 2010 1:39 am

    Salamat kita pusaan sabarataan. Ulun di Malaysia bamula puasa ari Arba’. Kaya di banua jua, kami batarawih di masigit atawa di surau haja. Tagal nang asa marista kakanakan wayahni kada pati mau umpatan batadarus Quran !. Sama ada kulir atau inya kada pati bisa babacaan Quran. Ahir zaman napa, leh….

    Bila ari raya kainak, di Malaysia kada lagi orang bibinian baulah kuih saurang kaya bahari. Kabanyakannya sahibar manukar di rurungku pasar haja. Baulah ‘ kuih tunjuk ‘ jer…

    Salam sabaratan. Mudah-mudahan sunyaan ibadah kita ditarima awan diganda oleh Allah SWT.

    Barelaanlah…..

    13 Ogos 2010

    Ingat bahari wayah lagi halui, ingat jua awan bagarakan sahur.Listrik baluman ada. Jam 3 dinihari turunan kajalan bakuliling kampung. Ada nang maingkuti suluh hagan mahindau timbuk, jalan atawa kartak supaya tarang. Ada jua nang mancatuki drum, babun, wasi, rinjing, panci atawa pakakas dapur lainnya. Sambil bagarakan, mbahanu bakuriak…sahur..sahur….ada jua nang mancatuki dauh masigit…rami tu pang. Bahari ngarannya…..wayahini kadada tadangar lagi bagarakan sahur. Kada digarak gin bangun saurang, bimapa kada bangun mun alarm HP baandak dihiga talinga. Biarpun guring janak banar tatap haja tabangun pas alarmn tu babunyi…

    salam matan banua

  2. Agustus 14, 2010 9:31 pm

    Assalaamu’alaikum sahabat

    Kembali menyatu diri di maya pada setelah lama menghilang.
    maafi saya kalau ada tersalah kata dan bahasa selama bersahabat di maya.
    Selamat berpuasa dan semoga mendapat rahmat Allah swt.
    Mudahan Ramadhan kali ini, memberi penuh makna buat kita menginsafi diri.

    salam mesra dari saya di Sarawak.

  3. Agustus 14, 2010 9:32 pm

    maafi ya… untuk makluman mas Wajidi
    Blog dulu sudah terhapus
    kini saya membina blog baru dan alamatnya juga berbeda.
    Terima kasih.

    Saya sudah pula berkunjung ke blog mbak Siti. Selamat datang kembali. Semoga jalinan silaturahim di bulan ramadhan membawa berkah bagi kita semua. amin

  4. Agustus 16, 2010 12:07 am

    Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga kita termasuk orang-orang yang bertakwa.
    saya sangat suka dengan artikelnya, bagus banget, mencerahkan ..
    Bali Villas Bali Villa

  5. Agustus 16, 2010 6:51 am

    Bila taganang wayah bahari sunyaan asa rame. Wayahni balainan . Fikiran aur kusai haja pang….Tapaksa bapikir handak mancari ongkos anak bini, tapikir bacari duit handak mambayari bil-bil banyu, talipaun awan sarabanya.

    Dimapatuai leh…hudah disanggupi pang matan handak kawin bahari leh… Ujar orang tuha bahari : Tiwas dihakuni. Apos muha, jer……

    Salamat kita bapuasa. Mudah2an bapakulih pahala batindan-tindan. Amin ya rabbal ‘alamin.

    Ya Allah kabulkanlah do’a-doa kami. amin

  6. uda permalink
    Agustus 18, 2010 11:54 pm

    Assalammualaikum,

    Mudahan pian sakaluarga wagasan wan sigar awak manjalani ibadah posaan. Ramadhan tahun ini, rami bangat kami sakaluarga. Utoh halui kami nang balajar di Al Azhar Univarsiti ada dirumah . Ianya karap mangganie Umanya bamasak. Dicubai maulah wadai Kalakatar, nyaman rangkungan pabila mahantopnya. Pacangannya hujung minggu kaina handak maulah lagi wadai Kalatar karna menantu hanyar kami wan lakinya handak bulik.

    Solat tarawih di masigit parak rumah kami kada kaya tahun lapas. Lapan ra’akat jua, ada tazkirah disasalanya. Rame jar jamaah. Ustaz-ustaz nang bartazkirah bisa jua bahuhulutan, badarau jamaah tawaan. Kada kaya halam, imbah 8 rakaat, tinggal 3 baris haja jamaahnya.
    Kayapa tarawih di Banjarmasin ? 20 atawa 8 rakaat solatnya ?

    Ya Allah, tarimalah ibadah-ibadah kami ini. amin.

    Walaikum salam. Ada raminya jua di bulan puasa apalagi kaina pas parak hari raya, wadai bahari nang di jual di warung bacangulan. Mun kada bulan puasa ngalih dicari atawa kadada lalu urang nang maulah. Macam2 ngarannya: bingka barandam, wajik, amparan tatak, kalalapon, tapai, kikicak, apam, nasi lamak, cucur, kulak, cincin, wadai satu, laksa, sasagun, cingkaruk, marning, dan lain-lain nang kada tahu lagi ngarannya. Bujur jua jar Rasul, nikmat puasa tu wayah babuka dan nikmat kaina mun batamuan Allah SWT. Di sia ada nang tarawih 23 (tamasuk witir). Ada jua nang 11 rakaat. Di sasala tarawih awan witir, ada tazkirahnya (kuliah tujuh menit/kultum). Ujar tuan guru, 11 rakaat kah, 23 rakaat kah, bujur haja, nang kada bujur nang kada tarawih sama sakali atawa nang kada puasa.
    Mudahan pian saparanakan wagasan haja. Dan mudahan jua, di bulan puasa nangini ibadah2 kita dibalas pahala nang balipat ganda gasan sangu kita kaina di akhirat. Bimapang lagi, awak sasain batuha, umur sasain bakurang. Damintu pang kaina kita barataan. Ngarannya gin “fana” lih. Ujar urang bahari, sasambatan lain “fana” tu adalah “baharu alam sakaliannya”….bujur hajakah?

  7. Agustus 31, 2010 11:27 pm

    Artikelnya memberikan pencerahan buat saya……..selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin, semoga kita mendapatkan berkah dari Allah SWT……amien

    Bali Villa Bali Villas Bali Property

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: