Skip to content

Buku


BUKU

10 Komentar leave one →
  1. hamiza_n permalink
    Juni 28, 2009 11:55 am

    buku2nya ada dijual di m’sia ngak..?????

    • Juni 28, 2009 1:04 pm

      Tidak dijual di Malaysia. Tapi Prof. Salleh Lamry, mantan prof madya UKM di Selangor dan Udahydra (Abdul Khair) di Penang, dan anggota Pertubuhan Banjar Malaysia di KL punya sebagian buku itu….

  2. Rahadian umpat baandak permalink
    Oktober 6, 2009 3:20 am

    kayapa mang caranya mun handak mandapatkan buku2 itu,, ulun tertarik handak membacanya?
    nukar dimana? tarima kasih

    Sebagian buku ada di Gramedia Duta Mall, Gramedia Veteran, TB. Usaha Jaya, TB Akhyar, TB. Riyadh Banjarbaru, TB Mesir Barabai

  3. syahranie permalink
    April 25, 2010 9:51 pm

    Mohon ma’af kalau ini salah, dalam buku glosarium Anda disebutkan kalau Wisma Bhayangkara ada di jalan Lambung Mangkurat, setahu kami wisma tsb ada di jalan DI.Panjaitan, kalau di jalan Lambung Mangkurat adalah Wisma Antasari
    Terima Kasih.

    Terima kasih atas koreksi anda. Anda betul, yang dimaksud adalah Wisma Antasari di jalan Lambung Mangkurat. Dengan demikian kalimat yang betul pada buku Glosarium halaman 15 sekaligus sebagai ralat adalah:

    Borneo Museum
    Museum Banjar pertama yang dibangun Pemerintah Hindia Belanda, namun saat kedatangan tentara Jepang tahun 1942, bangunan Borneo Museum dimusnahkan, setelah benda-benda arkeologi, dan benda-benda budaya dijarah habis-habisan. Bekas lokasi bangunan museum itu adalah Wisma Antasari sekarang di jalan Lambung Mangkurat.

  4. Juli 14, 2010 2:16 am

    Harap usahakan bagaimana kami kaum Banjar dapat membeli buku-buku tersebut. Kalau kena caranya, mau juga untuk jadi wakil penjual buku tersebut di Malaysia. Hubungi email : ustazjalil@hotmail.com / ustazjalil@yahoo.com.

    Harap ada sesiapa repon tentang hal di atas.

  5. mabi permalink
    Juli 18, 2010 7:49 am

    hanyar sakali tataamui tungkaran nih… Insyaallah dikarapi kaina singgah.

  6. Februari 14, 2011 11:36 pm

    Generasi kita sampai anak cucu sekarang sepertinya kehilangan jejak sejarah dan budaya Banjar…yang seharusnya masih tetap lestari dalam kehidupan masyarakat banjar khususnya. Banyak keunggulan, keteladanan dan nilai-nilai positif perjuangan yang dapat di adopsi oleh generasi penerus kita.. Perlu didukung oleh kebijakan Pempov/Pemkab/Kota Kal.Sel untuk menularkan salah satunya melalui jalur pendidikan, mulai usia dini, TK, SD, SLTP/SLTA dan Perguruan Tinggi.. mudah-mudahan buku-buku yang bernilai ini dapat ditelaah, dikaji dan dibahas juga melalui proses belajar-mengajar…!!

    Sepakat dengan anda…

  7. djaka permalink
    Juli 20, 2011 7:51 am

    adakah bejual buku bandjarmashine krijg. saya dulu pernah punya, tetapi lupa dimana tmpt saya menyimpannya. jelas sekali dibuku itu detail tentang perang banjar

  8. Nasrullah Zamzami permalink
    September 11, 2012 12:38 am

    ulun handak mencari buku-buku hikayat banjar karangan pa Alm. Antemas, dimana kawa mencarinya pa???

  9. Juli 17, 2014 9:50 pm

    Ulun handak banar mambaca buku Kalimantan Mambangun tulisan Tjilik Riwut. Di Perpustakaan Daerah adalah buku tadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: